Band death metal Yogyakarta Exhumation menggandeng Funeral Chant dari Oakland dalam rilisan split album lintas benua yang menggabungkan mistisisme Timur dan okultisme Barat.
Kali ini mereka berkolaborasi dengan band metal of death dari Oakland, Amerika Serikat, Funeral Chant, dalam sebuah split album bertajuk Sacred Oath: Temple of Death.
Rilisan ini menghadirkan konsep tematik yang mempertemukan dua dunia mistisisme berbeda. Exhumation menyuguhkan empat trek baru yang menggali sisi gelap mistisisme Timur yang atmosferik dan kontemplatif. Sementara Funeral Chant menghadirkan tiga komposisi yang terinspirasi dari okultisme Barat dengan pendekatan musikal yang agresif dan konfrontatif.
Proses produksi album ini juga dilakukan lintas negara. Materi milik Exhumation direkam di Watchtower Studio di Yogyakarta, sedangkan Funeral Chant merekam materi mereka di Oakland.
Untuk kualitas audio, mastering album ini dipercayakan kepada James Plotkin, sosok yang dikenal luas dalam skena musik ekstrem. Sementara visual artwork digarap oleh Khaos Diktator dengan pendekatan estetika gelap yang kuat.
Album Sacred Oath: Temple of Death dijadwalkan rilis resmi pada 3 April 2026 melalui label ekstrem Amerika, Carbonized Records. Untuk distribusi kawasan Asia, rilisan ini akan tersedia dalam format kaset melalui Ironheart Records, label milik Bones dan Ghoul dari Exhumation.
Selain kaset, album ini juga akan hadir dalam format vinyl 12 inci, CD, serta distribusi digital untuk menjangkau pendengar global.
Kolaborasi ini menjadi simbol kuat bahwa semangat skena underground tetap hidup tanpa batas geografis. Sekaligus menjadi penghormatan bagi tradisi death metal Bay Area yang legendaris dan eksplorasi sonik yang brutal dari dua band lintas benua.
Penggemar death metal disarankan untuk memantau kanal resmi kedua band guna mendapatkan informasi pre-order dan detail rilisan terbaru dari album ini.
